MEDIA CETAK

 

A.     PENGERTIAN

Media massa adalah sarana untuk menyampaikan isi pesan / pernyataan / informasi yang bersifat umum, kepada sejumlah orang yang jumlahnya relatif besar, tinggalnya tersebar, heterogen, anonim, tidak terlembagakan, perhatiannya terpusat pada isi pesan, yang sama, yaitu pesan dari media massa yang sama dan tidak dapat memberikan arus balik secara  langsung pada saat itu.

Di Indonesia, menurut UU Pokok Pers No : 21/1982 menyatakan bahwa pers, dalam hal ini berkaitan erat dengan media cetak adalah lembaga kemasyarakatan alat perjuangan nasional yang mempunyai karya sebagai  salah satu media massa yang bersifat umum berupa penerbitan yang teratur waktu terbitnya, diperlengkapi atau tidak diperlengkapi dengan alat – alat milik sendiri berupa percetakan, alat – alat foto, klise, mesin – mesin stensil atau alat – alat teknik lainnya.  

 

B.     FUNGSI

Fungsi dari media cetak yaitu menyajikan berita / penerangan, penyampai  seni budaya, penyampai pendidikan dan memberikan hiburan serta sebagai penyalur iklan.

 

C.     SIFAT

Sifat dari media cetak yaitu :

1.      menguasai waktu

2.      isi pesan bersifat umum atau publisitas

3.      walaupun isi pesan  bersifat umum, tetapi tiap – tiap media massa memiliki sasaran  khusus

4.      arus informasi  berjalan satu arah

5.      isi pesan disajikan secara tercetak

6.      diterbitkan atau disiarkan secara periodik

7.      organisasi pengelola terlembaga dan kompleks

8.      isi pesan yang disajikan bukan karya satu orang, tetapi banyak orang

 

D.     SYARAT

Menurut Profesor Doktor Karl Baschwittz, di dalam buku “Surat Kabar Sepanjang Massa”, Keering , - Amsterdam, 1951. , memberikan persyaratan media cetak yaitu :

1.      publisitas

Isi pesan harus bersifat umum, dalam arti semua saja dapat membaca.

2.      periodesitas

Harus diterbitkan secara menyeluruh atau dari semua permasalahan yang ada di muka bumi.

3.      universalitas

4.      aktualitas

Harus sesuatu yang baru / hangat.

5.      kontinuitas

Isi pesan harus berkesinambungan dan terus – menerus, selama isi pesan itu masih menjadi perhatian khalayak luas.

 

E.      KEUNGGULAN

1.                  Salah satu sarana yang paling murah bagi para produsen untuk mendapatkan sejumlah besar calon pembeli yang vsama sekali tak dikenal atau tak teridentifikasi, baik yang ada di kota, di daerah – daerah, atau bahkan di luar negeri.

2.                  Iklan dapat dipasang dengan cepat, dibandingkan dengan waktu yang diperlukan untuk membuat iklan komersial di televisi atau merancang dan mencetak poster.

Sebuah iklan dapat dipasang dalam surat kabar hanya dalam waktu semalam.

3.                   Tanggapan  konsumen dapat dikumpulkan, misalnya dengan sarana kupon, atau dengan memberikan nomer telepon balasan.

4.                  Mempunyai kapasitas yang besar untuk menampung iklan dibandingkan dengan waktu yang tersedia untuk iklan di televisi atau di radio.

5.                  Dapat dibaca berulang kali dan disimpan.

6.                  Percetakan mutakhir offset-litho menawarkan cetakan warna berkualitas tinggi untuk terbitan – terbitan nasional maupun regional.

7.                  Iklan atas produk barang atau jasa tertentu sering dikelompokkan bersama – sama sehingga seorang pemasang klien tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mengiklankan produknya.

Ia cukup membeli satu ruang ( space ) yang kecil saja.

 

F.      KELEMAHAN

1.      Masa hidup singkat

            Sebuah surat kabar harian atau Minggu pada umumnya tidak dapat bertahan di tangan pembaca lebih dari sehari. Beberapa surat kabar bahkan habis terbaca dalam waktu beberapa jam saja dan sesudah itu langsung dibuang atau terlupakan begitu saja.

2.      Cetakan buruk

            Banyak media cetak yang sulit dibaca, atau penampilannya kurang menarik.

3.      Medium pasif

            Setiap orang harus melakukan uasaha terentu untuk membaca iklan di pers. Iklan di surat kabar harus bersaing dengan berita atau tulisan – tulisan editorial untuk menarik perhatian dan minat pembaca.

4.      Medium statis

            Iklan di surat kabar tidak memiliki kesan hidup karena tidak dilengkapi dengan realitas suara, gerak, dan warna bergerak.

5.      Penyajian yang buruk

            Iklan di koran sering dipasang secara sembrono atau dibaurkan bersama – sama  dengan artikel lain, sehingga kemungkinan besar pembaca akan melewatkannya, kecuali ada upaya dari si pembaca sendiri untuk menemukannya.

6.      Kesalahan cetak

            Tidak jarang terjadi biasanya karena pengasuh media ingin mengatur ruang – ruang iklanya sedemikian rupa agar ekonomis. Kesalahan ini hanya bias dihindari jika si pengiklan memesan satu halaman penuh.

7.      Harga cover yang paling tepat sulit ditentukan dan semakin mahal.

8.      Keengganan membaca ( Aliteracy )

            Kaum muda walau melek huruf merasa bahwa membaca bukan hal yang menyenangkan, apalagi jika yang hendak dibaca adalah koran – koran berat.

 

9.      Tebalnya volume bacaan

            Tebalnya volume bacaan yang disediakan oleh terbitan hari Minggu, termasuk bagian ekstranya, menjadikan pembaca kelelahan sehingga di hari Senin mereka enggan membaca lebih banyak lagi.

10.  Sistem distribusi

            Karena isi pesan bersifat universalitas, maka harus melalui transportasi darat, laut dan udara.

 

G.     CONTOH

Yang termasuk media massa cetak yaitu surat kabar, majalah dan tabloid. Media massa periodik ( cetak ), walaupun memiliki sasaran khalayak secara umum, tetapi setiap media massa mempunyai sasaran khusus sendiri – sendiri, contohnya :

·        Surat kabar Kompas, memiliki sasaran khalayak menengah keatas.

·        Surat kabar Pos Kota, memiliki sasaran khalayak kelas bawah.

·        Majalah Kartini, Sarinah, Pertiwi, dll, memiliki sasaran khalayak kaum wanita.

·        Majalah Bobo, memiliki sasaran khalayak anak – anak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARAKTERISTIK MASING – MASING ABOVE THE LINE DI MEDIA CETAK

( SURAT KABAR, MAJALAH DAN TABLOID )

 

1.      Kedalaman liputan pemberitaan dan ketetapan

Surat kabar

            Dapat memberikan laporan terperinci yang dapat dibaca berulang – ulang dan kapan saja jika diperlukan.

Majalah

·        Dapat memberikan laporan terperinci yang dapat dibaca berulang – ulang dan kapan saja jika diperlukan.

·        Pada umumnya mempunyai jumlah pembaca yang besar.

Tabloid

·        Dapat memberikan laporan terperinci yang dapat dibaca berulang – ulang dan kapan saja jika diperlukan.

·        Pada umumnya mempunyai jumlah pembaca yang besar.

2.      Variasi subyek yang diliput

Surat kabar

·        Tidak harus mewakili kelas, politik, agama etnik dan bahasa.

·        Lebih mementingkan keluasan liputan

Majalah

·        Mewakili tiap – tiap minat khusus tertentu.

·        Lebih mementingkan kedalaman pembaca.

·        Dengan berfokus pada bidang tertentu, dapat menyajikan ulasan tentang topik – topik khusus secara lebih tuntas.

Tabloid

·        Mewakili tiap – tiap minat khusus tertentu.

·        Lebih mementingkan kedalaman pembaca.

·        Dengan berfokus pada bidang tertentu, dapat menyajikan ulasan tentang topik – topik khusus secara lebih tuntas.

3.      Mobilitas

Surat kabar

·        Dapat dibawa.

·        Dapat dibaca hampir dimanapun, mulai di dalam rumah, dalam perjalanan, di tempat kerja, di ruang tunggu, atau di perpustakaan.

Majalah

·        Dapat dibawa.

Tabloid

·        Dapat dibawa.

4.      Lebih memungkinkan perhitungan hasil iklan.

 

 

5.      Periodesasi

Surat kabar      : waktu terbitnya tiap hari ( harian )

Majalah            : waktu terbitnya periodik, biasanya mingguan, bulanan, dll.

Tabloid : waktu terbitnya periodik, biasanya mingguan, bulanan, dll.

6.      Jangkauan

Surat kabar      : jangkauannya luas

Majalah            : jangkauannya luas

Tabloid : jangkauannya  kurang / tidak luas

7.      Ukuran kolom

Surat kabar      : biasanya 7-9 kolom

Majalah            : maksimal 4 kolom

Tabloid : maksimal 5 kolom

8.      Ukuran

Surat kabar      : ± 42 cm x 52 cm

Majalah            : ± 21cm x 27,7 cm

Tabloid : ± 28,8 cm x 41,8 cm

 

 

           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Semester pendek

Produksi Iklan Cetak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                            By :

                                                                                                            Hevi Harmawaty

                                                                                                            Advertising / 02805

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                lanjut